Sabtu, 02 Juli 2011

Inilah Tips Menjadi Pengusaha Sukses

Saya memulai bisnis di rumah sendiri setelah 20 tahun saya bekerja mengajar
anak-anak. Apabila status anda berubah dari seorang pekerja ke seorang usahawan,
ada langkah- langkah tertentu yang membawa anda dari titik A ke titik B. Saya
tidak sampai di titik B secara ajaib, tap melalui proses langkah demi langkah yang saya ambil. Ya, saya mampu mencapai kesuksesan dalam bisnis dari rumah saya ini karena saya memahami Kunci-Kunci untuk Sukses dalam bisnis.

Di bawah ini merupakan tips-tips saya untuk menjadi pengusaha sukses.
1. Pengetahuan
Pengetahuan adalah segalanya. Jika anda tahu bahwa anda akan sukses, kesuksesan anda
akan tercapai jika diberikan waktu, keahlian dan ketekunan. Jika anda meragukan
apakah anda akan sukses, maka besar kemungkinan semuanya seolah-olah akan menjadi halangan.

Mengetahui adalah mempercayai sesuatu yang belum jelas di
pandangan. Melihat pertama kali dalam fikiran anda sebelum benar-benar mewujudkan sesuatu itu secara nyata. Mengetahui adalah sebuah kepastian yang mutlak. Anda tidak bertanya-tanya, berharap atau berfikir anda akan sukses, tapi anda sudah tahu bahwa anda akan sukses.

2. Konsisten
Kenapa kebanyakan orang gagal? Jawabannya adalah karena tidak konsisten.
Bagi saya, saya tahu di awal keterlibatan saya, ini adalah di mana saya menghadapi kesulitan. Kadang-kadang saya memberikan 100% dan kadang- kadang akan menjadi 10%.
Dengan keadaan tidak konsisten begini, bisnis saya juga menjadi sebentar terasa panas dan sebentar dingin. Sehinggalah saya menjadi konsisten. Dengan konsisten dalam menjalankan aktivitas saya setiap hari akhirnya bisnis saya berjalan lancar.

3. Kegigihan
Saya harus bertahan berkali-kali ketika kadangkala saya benar-benar merasa seperti amat malas dan mau merangkak kembali ke tempat tidur dan malas bangun.
Namun demikian saya tetap melakukan kegiatan saya, karena saya tahu bahwa setiap orang yang sukses pernah menghadapi kesulitan-kesulitan dalam mencapai keberhasilan. Jika bisnis itu tidak ada halangan dan amat mudah, maka semua orang akan bekerja dari rumah sendiri sambil menanti penghasilan yang besar. Tentu saja ada masalah! Umpamanya, saat saya memasang iklan besar, tetapi meletakkan nomor telefon yang salah dalam iklan. Atau waktu saya berbicara dengan prospek tetapi tidak dapat mengingat siapa dia yang sebenarnya.
Ketekunan adalah benar-benar kunci kesuksesan.

4. Ikuti Kata Hati
Dalam menjalankan bisnis atau usaha, kerap kali ada hal yang mengalihkan perhatian anda dari fokus pada bisnis. Anda pernah mendengar orang mengatakan “percayalah kata hati anda,” atau “ikutilah naluri anda.” Pandangan saya, ikuti hati anda sendiri. Ini adalah cara saya memutuskan ke mana harus pergi. Saya akan bertanya pada diri sendiri, “Apakah hal ini akan membawa saya ke arah tujuan saya atau jauh dari tujuan saya?”

Anda mesti jatuh cinta dengan bisnis anda. Saya suka membangun kepribadian. Setelah membaca “The Power of Positive Thinking” (“Kekuatan Berfikiran Positif”) karya Norman Vincent Peale pada tahun 1984, saya sangat tertarik. Jadi apa bisnis yang baik untuk saya? Putuskan apakah bidang untuk anda. Adakah anda suka berpergian, memasak, keuangan atau produk organik? Ada banyak bisnis untuk semua orang di luar sana. Ikuti kata hati anda dan apa yang membahagiakan anda! Cari bisnis yang anda bisa merasa terobsesi… terobsesi yang membuat kadang-kadang anda bangun di malam hari memikirkan tentang kemungkinan sukses besar di masa akan datang.

5. Bersyukur
Memiliki sikap bersyukur akan mengubah kehidupan anda. Kenapa begitu? Karena syukur adalah tenaga getaran yang tinggi, yang menarik hal-hal besar kepada anda. Bersyukurlah untuk semua hal dalam hidup anda. Membuat jurnal rasa syukur dari 5 hal setiap hari yang anda syukuri. Apabila anda melihat dunia melalui apresiasi, anda akan menampakkannya kepada orang-orang di sekitar anda yang bergema pada tahap yang sama.

6. Terbukalah untuk Hal-hal Baru
Sering kita hanya terpaku dengan cara lama dan tidak benar-benar ingin belajar
hal-hal baru atau melaksanakan idea-idea baru? .
Apakah anda tahu bahwa pada saat saya baru mulai bisnis
saya pada tahun 2002 saya belum pernah mengirim email? Bahkan, saya tidak memiliki komputer!!. Kedengarannya amat lucu terutama jika membandingkannya keadaan sekarang! Kita harus menjadi lebih terbuka untuk idea-idea, orang, dan situasi yang baru kepada anda.

Artikel Terkait

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Komentar Dengan Etika Dunia Online. Untuk Mendapatkan Backlink, Tinggalkan link anda di Menu Tukar Link