Kamis, 02 Februari 2012

Membeli Dan Memilih Mobil Bekas Yang Baik

  

Anda mau membeli mobil bekas ? Oops, tunggu dulu, sebelum anda pastikan bahwa mobil bekas tersebut benar-benar sesuai dengan kondisi mobil bekas itu sendiri secara umum. maksud nya kondisi secara umum itu, ya kita bandingkan dengan mobil-mobil bekas yang lain, yang bermerk sama dan tahun pembuatannya.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu anda saat membeli mobil bekas dan hal-hal apa saja yg harus di persiapan untuk memastikan mobil yg mau dibeli hasilnya OK.
Hal yg Perlu Dipersiapkan:
  1. Kertas dan pena : Untuk mencatat informasi yang berhubungan dengan riwayat mobil seperti VIN (nomor seri produksi, rangka, plat kendaraan), harga yang ditawarkan, jarak tempuh, dan fitur-fitur mobil. Catatan ini akan membantu Anda dalam menentukan jadi tidaknya keputusan membeli mobil.
  2. Salinan panduan (Check List) : Checklist ini dapat memandu anda untuk memeriksa mobil bekas.
  3. Senter kecil : Berguna untuk melihat bagian bawah mobil jika ada kebocoran dan keropos. Dapat pula memeriksa kondisi oli serta bagian mesin yang lain. Dengan senter kecil pemeriksaan tiap bagian menjadi lebih mudah.
  4. Magnet kecil : Magnet dapat membantu Anda menemukan bagian keropos mobil yang tersembunyi.
  5. Kertas tisu : Untuk memeriksa kondisi oli mesin.
  6. CD disk dan kaset : Bermanfaat saat menguji kualitas sistem car audiopada head unit.
Langkah-langkah Pemeriksaan Mobil Bekas

Pertama kali,  usahakan untuk melihat dan memeriksa mobil yang akan dibeli di siang hari, agar cahaya matahari dapat membantu Anda dalam penilaian visual kendaraan.


Selanjutnya mulailah untuk memeriksa setiap bagian mobil & surat-menyuratnya.
 1. Periksa Dokumen Kendaraan

Sebelum memeriksa kondisi kendaraan, sebaiknya periksa semua dokumen yg terkait untuk memastikan legalitas dan sejarah kendaraan tersebut. Periksalah dokumen berikut ini:
  • BPKB : Periksa data yg ada di BPKB serta sesuaikan dengan kondisi aktual (Nama Pemilik, No. Rangka, No. Mesin, Faktur, Warna Kendaraan, dll)
  • STNK : Periksa data yg ada di STNK serta sesuaikan dengan kondisi aktual (Nama Pemilik, No. Rangka, No. Mesin, Faktur, Warna Kendaraan, dll) 
Buku Service berkala : Periksa apakah mobil rajin servis berkala atau tidak dengan cara meihat buku catatan service berkala bila perlu beserta bon-bon-nya, setidaknya ini dapat membantu memastikan bahwa mobil dirawat oleh si pemilik. Cek pula apakah masa warranty masih berlaku atau tidak, setidaknya membantu apabila terjadi masalah. 

2. Periksa Bodi Mobil.

Pemeriksaan Bodi Mobil meliputi :
  1. Metal - Semua part mobil yang terbuat dari logam biasanya bermasalah dengan karat. Periksa karat secara visual atau menggunakan magnet (tempel ke bodi). Apabila magnet menempel dengan baik artinya cat masih  bagus (dempul tipis). Sedangkan apabila magnet tidak menempel, berarti cat terlalu tebal (banyak dempul atau bisa jadi bodi sudah keropos). Pastikan bagian bodi yang ditempel magnet memang metal, bukan plastik (bumper, dll)

  2. Karet - Periksa kondisi karet-karet pintu, karet wiper, karet shock breaker, dan sebagainya. Pastikan karet-karet tidak rusak/robek maupun bercelah. Apabila ada celah bisa membuat air masuk dan membuat karat serta merusak kelistrikan di bagian dalam pintu. 

  3. Plastik : Periksa kondisi plastik seperti bumper, kaca spion, molding,tidak rusak (pecah / retak).
  4. Kaca - Periksa visual tidak ada retak, pecah, baret, dsb.
4. Periksa Mesin.

  • Pastikan bahwa pergantian oli dilakukan secara berkala dengan cara melihat catatan servis berkala yang dilakukan pemilik.
  • Pastikan mesin mobil tidak terlihat ada kebocoran oli, tercium aroma oli terbakar di bawah kap mesin, adanya karat di ujung terminal baterai aki, oli bocor, dan semua hal yang menandakan minim perawatan. 
  • Periksa kapasitas oli mesin dengan kondisi mesin mati. Cabut tongkat indikator oli. Bersihkan dan masukkan kembali, setelah itu tarik lagi. Periksa tingkat ketinggiannya. Normalnya ketinggian oli ada di antara tanda LOW dan FULL. Jika oli berada di level paling bawah dan terlihat sangat kotor (seperti pada gambar), bisa pertanda buruk. Pasalnya besar kemungkinan oli ikut masuk ke ruang pembakaran. Kemungkinan lainnya adalah oli jarang diganti pada waktu yang lama.
  • Periksa kualitas oli mesin dengan memegang oli dan pastikan apakah ada serpihan kotoran hitam yang menempel pada tongkat  indikator oli.
  • Periksa juga apakah ada kebocoran oli di ruang bakar. Untuk mengetahuinya periksa asap yg keluar dari knalpot. Jika berwarna biru mengindikasikan bahwa ada kebocoran oli di ruang bakar. Bila hitam
    menandakan ada bahan bakar yang terbakar dan ini berarti mobil lebih boros BBM. 
Sebenarnya masih banyak lagi yang harus di periksa, untuk sementara saya posting segini dulu. Lain kali kita sambung, oke... Mudah-mudahan sedikit tips memilih mobil bekas ini dapat membantu anda.
Artikel Terkait

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Komentar Dengan Etika Dunia Online. Untuk Mendapatkan Backlink, Tinggalkan link anda di Menu Tukar Link