Selasa, 05 Juni 2012

Cara Memilih Bisnis Muti Level (MLM)



Jika anda ditawari oleh kolega usaha sambilan yang menghasilkan uang dalam waktu cepat dan mudah, mungkin itu adalah Bisnis MLM. Atau jika anda ditawari bisnis yang bisa dilakukan dengan mudah dan anda dapat menikmati penghasilan yang besar dengan berbagai macam kenikmatan seperti mobil mewah dan berwisata dengan kapal pesiar, mungkin itu adalah bisnis MLM. Apa sebenarnya bisnis MLM itu dan benarkah bisa menghasilkan uang dalam waktu singkat dan mudah?

MLM merupakan sistem bisnis pemasaran suatu produk yang dilakukan melalui banyak tingkatan atau level. Sistem bisnis ini sering disebut dengan up-line (tingkat atas) dan down-line (tingkat bawah). Mudahnya sistem pemasaran dan penjualan atas suatu produk dengan menggunakan sistem jaringan atau networking. Up-line diharuskan untuk mencari down-line sebanyak-banyaknya agar mendapatkan bonus yang berlipat.
Ada banyak sekali bisnis MLM yang berkembang di Indonesia, banyak orang terbuai dengan bisnis MLM ini. Meski menawarkan banyak janji dan mimpi , jangan terbuai dengan hal itu. Setiap bisnis harus dilakukan dengan kesungguhan, keseriusan dan kerja keras. Tidak bisa hanya ongkang-ongkang kaki.
Selain itu banyak penawaran bisnis MLM yang berkembang. User harus pandai-pandai memilih bisnis MLM mana yang benar-benar layak dipercaya, bukan bisnis yang menjanikan mimpi-mimpi.

Berikut beberapa tips untuk memilih bisnis MLM sebelum anda memutuskan untuk memilih bisnis MLM yang dijalani.
1. Pilih Perusahaan MLM yang tergabung dalam APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia). APLI adalah sebuah asosiasi yang mewadahi berbagai perusahaan MLM. Belum bakunya aturan hukum di Indonesia dalam mengatur penjualan langsung juga mendorong kebutuhan di antara perusahaan MLM menciptakan bersama aturan dan kode etik yang disepakati bersama. Perusahaan yang ingin bergabung dengan APLI harus memenuhi sejumlah persyaratan dan mendapat sertifikasi.
Mereka yang yang menjadi anggota APLI hanyalah perusahaan yang dianggap betul-betul memenuhi syarat sebagai perusahaan penjual langsung. Karena itulah, lewat APLI kita juga bisa mengenali mana perusahaan yang MLM dan yang bukan. Maklum, saat ini juga ada banyak perusahaan yang bukan MLM namun ikut mengaku-ngaku sebagai MLM untuk menarik dana dari masyarakat. Hati-hati lho akan hal ini.

2. Bila Anda ingin memiliki pelanggan tetap, maka pilihlah perusahaan yang tidak hanya menawarkan barang dan jasa yang seragam, tapi pilihlah yang memiliki aneka ragam barang dan jasa untuk ditawarkan. Dan yang terpenting memiliki jaminan atas kualitas barang dan jasa yang dijualnya, agar bisa ditukar apabila tidak sesuai dengan kualitas yang sebenarnya.

3. Pilihlah perusahaan yang para distributornya memiliki sistem keberhasilan untuk bisa sukses, di mana sistem tersebut sebaiknya harus sudah teruji dan terbukti mampu mencetak banyak orang menjadi berhasil.
Idealnya, sistem tersebut hendaknya bisa dijalankan oleh orang dari berbagai macam latar belakang usia, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, bahkan oleh mereka yang tidak pernah berbisnis sama sekali. Sistem yang baik biasanya juga menyediakan alat-alat bantu usaha seperti buku-buku kepribadian, kaset-kaset yang memberikan motivasi dan teknik, serta pertemuan-pertemuan yang bisa dihadiri. Jika ada perusahaan MLM yang menawarkan janji manis hasil besar tanpa harus kerja keras, sebaiknya Anda tinggalkan saja.

4. Untuk menunjukkan suatu perusahaan MLM bonafid atau tidak adalah minimal dengan melihat apakah perusahaan tersebut di terima secara nasional sistem bisnisnya. Biasanya mereka juga akan mengutarakan visi-misinya bagi kesejahteraan perusahaan dan jaringan distributornya.
Dalam memilih bisnis MLM yang baik, anda perlu berhati-hati dan cermat didalam mengambil keputusan.

Sumber : galeriukm.com

Artikel Terkait

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Komentar Dengan Etika Dunia Online. Untuk Mendapatkan Backlink, Tinggalkan link anda di Menu Tukar Link