Kamis, 29 Maret 2012

Tips Agar Cepat Hamil

 

Saat Anda menginginkan sebuah kehamilan, ternyata tak hanya faktor “sukses” atau tidaknya sebuah hubungan intim atau seks yang menentukannya. Ada beberapa faktor lain, yang bahkan jauh lebih dahulu seharusnya Anda perhatikan.
 Apa sajakah itu?


Check up ke dokter. Ini sangat penting bagi Anda berdua. Ingat, BERDUA, berarti tak hanya salah seorang di antara Anda berdua saja yang perlu melakukan cek kesehatan ke dokter. Yang sering kali salah kaprah terjadi di masyarakat adalah hanya wanita sajalah yang diharuskan untuk memeriksakan diri saat preconceptional. Padahal, seharusnya suami istri sama-sama memiliki kewajiban untuk memeriksakan diri. Karena siapa tahu, ada faktor-faktor kesehatan di luar pengetahuan kita yang membutuhkan penanganan khusus.

Hentikan penggunaan alat kontrasepsi/KB. Jika ingin cepat hamil, berarti Anda harus mulai menanggalkan semua alat-alat KB Anda. Entah itu dari pelindung saat melakukan hubungan seks, pil-pil, suntikan, dsb. Hentikan, dan mulai saat ini, lakukanlah hubungan intim yang “normal”.

Catat baik-baik siklus haid dan hitung masa suburnya. Lakukan hubungan intim di masa-masa tersebut. Dan yang tak kalah penting, catat pula tanggal dimana Anda melakukan hubungan tersebut. Mengapa? Ini akan mempermudah Anda untuk menentukan HPS (hari perkiraan persalinan).

Kurangi stress. Anda tahu, stress akan mengakibatkan tidak suksesnya sebuah hubungan seksual. Dan tentunya ini akan memperlambat kehamilan. Cobalah untuk relax, lepaskan diri Anda dari kepenatan dan kejenuhan, jaga stabilitas emosi Anda. Mintalah bantuan suami Anda untuk membantu Anda untuk selalu merasa enjoy dan relax.

Aturan kehamilan. Jika Anda ingin hamil, maka patuhi aturan kehamilan: tidak merokok, tidak minum alcohol, tidak mengkonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat, rajin berolah raga, minum susu dan suplemen.

Banyak-banyak berdo’a. Usaha tanpa do’a, menandakan kesombongan Anda. Allah-lah Yang Paling Tahu mana yang terbaik bagi Anda. Dia-lah Yang Maha Mengabulkan segala pinta dan harap hamba-hambaNya. Jika Anda ingin dikaruniai seorang anak, maka mintalah padaNya agar diberi kemudahan. Dan ingat, tetaplah husnudzan (berbaik sangka) pada Nya, sebagai bukti keyakinan Anda terhadap segala ketentuannya.

Penyebab Kenapa Belum Hamil

 

Infertilitas primer, yaitu sepasang suami istri yang telah menikah selama 1 tahun atau lebih dan rutin melakukan hubungan seksual tetapi sang istri belum juga hamil. Penyebab infertilitas ini banyak sekali dan dapat berasal dari pihak istri, suami ataupun kedua-duanya.

Kelainan dari pihak istri misalnya adanya gangguan yang mengenai organ reproduksi seperti sumbatan saluran telur, adanya kista ataupun tumor lainnya, indung telur yang tidak dapat berproduksi, dan lain-lain. Selain itu dapat pula berupa ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur tidak dapat keluar dari indung telur ataupun sel telur yang sudah dibuahi tidak dapat melekat pada rahim.

Kelainan-kelainan ini biasanya ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak teratur atau adanya keluhan-keluhan lain seperti nyeri haid yang amat sangat, menstruasi yang sangat sedikit atau sangat banyak dan lain-lain. Masa subur dihitung kurang lebih 14 hari sebelum haid yang akan datang, misalnya Anda biasa haid tanggal 25 maka kemungkinan masa subur anda tanggal 11, namun biasanya ditambahkan 2 hari sebelum dan sesudah tanggal itu untuk mengantisipasi seandainya terjadi perubahan jadwal. Pada saat ovulasi (masa subur) biasanya ditandai dengan adanya lendir vagina yang sangat kental yang tidak akan lepas bila dipisahkan dengan dua jari (biasanya jempol dan telunjuk).

Kelainan dari pihak suami misalnya jumlah sperma yang kurang, jumlah sperma cukup namun banyak yang mati/cacat, sperma yang tidak mampu bergerak ataupun ejakulasi dini. Kelainan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal di antaranya rokok, seorang laki-laki yang merokok spermanya cenderung lebih lambat bergerak akibat racun dari rokok. Selain itu suhu di sekitar testis atau kantung kemaluan yang tinggi (panas) akan mengakibatkan sperma banyak yang mati atau cacat. Hal ini sering terjadi misalnya celana yang terlalu ketat, penggunaan celana berbahan dasar tebal seperti jeans, posisi dalam pekerjaan sering duduk di atas benda yang panas, seperti mesin kendaraan (misalnya supir truk), di atas motor dan lain-lain.

Setiap harinya mengendarai motor dengan jarak yang cukup jauh, namun belum tentu kualitas sperma suami tidak baik. Untuk kasus infertilitas primer , ada baiknya Anda berdua memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter spesialis kebidanan atau dokter spesialis andrologi untuk mengetahui di mana letak kelainannya dan adakah cara untuk memperbaikinya. Semoga Anda dan pasangan cepat dikaruniai keturunan.

Sumber :  syehaceh.wordpress.com